Edisi,01/11/19
GApura ( Gerakan Pemuda Untuk Perubahan ) Desa Beririjarak menggelar Pelatihan pengembangam kopi Bagi Petani Kopi Di Desa Beririjarak Kecamatan wanasaba Kabupaten Lombok Timur pada Kamis, 31 Oktober kemarin.
Kegiatan yang bersumber dari Anggaran Dana Desa tahun 2019 ini merupakan Salah satu Komitmen Pemerintah Desa Beririjarak dalam Meningkatkan Sumber daya , Khususnya Pengembangan Kopi sebagai salah satu Produk Unggulan di Desa Beririjarak.
Menurut panitia Kegiatan Yang juga Pengelola Kopi Rau Dari Komunitas Gapura Sopian Hadi mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan Ini merupakan Yang kedua kalinya didakan Oleh Komunitas Gapura melalui anggaran dari Pemerintah Desa Beririjarak. Melalui kegiatan Ini di harapakan Petani akan kembali untuk menanam dan merawat Kopi yang sebagian Besar sudah di Rusak oleh masyarakat.
Hadir pada kegiatan tersebut adalah warga masyarakat Di 9 kekadusan yang sebagian besar menanam Kopi bahkan ada yang sudah memulai Budidaya Kopi sambung.
Sementara narasumber dari kegiatan pelatihan tersebut adalah penggiat Kopi dari komunitas scopi yang juga pemilik kopi sembalun Pak Wathan dan pihak dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Timur.
GApura ( Gerakan Pemuda Untuk Perubahan ) Desa Beririjarak menggelar Pelatihan pengembangam kopi Bagi Petani Kopi Di Desa Beririjarak Kecamatan wanasaba Kabupaten Lombok Timur pada Kamis, 31 Oktober kemarin.
Kegiatan yang bersumber dari Anggaran Dana Desa tahun 2019 ini merupakan Salah satu Komitmen Pemerintah Desa Beririjarak dalam Meningkatkan Sumber daya , Khususnya Pengembangan Kopi sebagai salah satu Produk Unggulan di Desa Beririjarak.
Menurut panitia Kegiatan Yang juga Pengelola Kopi Rau Dari Komunitas Gapura Sopian Hadi mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan Ini merupakan Yang kedua kalinya didakan Oleh Komunitas Gapura melalui anggaran dari Pemerintah Desa Beririjarak. Melalui kegiatan Ini di harapakan Petani akan kembali untuk menanam dan merawat Kopi yang sebagian Besar sudah di Rusak oleh masyarakat.
Hadir pada kegiatan tersebut adalah warga masyarakat Di 9 kekadusan yang sebagian besar menanam Kopi bahkan ada yang sudah memulai Budidaya Kopi sambung.
Sementara narasumber dari kegiatan pelatihan tersebut adalah penggiat Kopi dari komunitas scopi yang juga pemilik kopi sembalun Pak Wathan dan pihak dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Timur.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar