Aliansi Pemuda Peduli Desa Beririjarak melakukan Hearing dengan Pemdes Beririjarak


Rabu,17/06/20
Sebagai Bentuk kontrol dan pengawasan terhadap kinerja pemerintah Desa Beririjarak dalam hal Penggunaan anggaran dan pembangunan Desa, Aliansi Pemuda Peduli Desa Beririjarak yang tergabung dari beberapa Elemen pemuda Seperti Gapura,Persada Otak Kebon ,Karang Taruna ,Sanban Rinjani Ambengan , PDS senganton dan HMP Desa Beririjarak melakukan Dialog terbuka dengan Pemerintah Desa Beririjarak pada Rabu, 17 Juni 2020 bertempat di aula kantor Desa Beririjarak
Dialog Terbuka yang berlangsung sejak pukul 09.00 tersebut di ikuti oleh beberapa perwakilan Elemen Pemuda di setiap wilayah dan semua unsur Pemerintah Desa Beririjarak.
Ketua Karang Taruna sekaligus Koordinator Aliansi Pemuda Peduli Desa Beririjarak, “ Abdul Mannan “ mengungkapkan Desa Beririjarak memiliki banyak potensi  Sumber daya Alam, dan Sumber Daya Manusia . apabila potensi tersebut di kelola dan di bina dengan baik dan maksimal , maka akan berdampak pada kemajuan desa di segala bidang.
kegiatan dialog ini juga merupakan sebagai bentuk Kepedulian Pemuda terhadap kemajuan Desa dan bertujuan untuk menanyakan dan mendapatkan keterbukaan informasi terkait dengan arah pembangunan Desa seperti yang tertuang dalam Dokumen RKPdes /APBDes Desa Beririjarak
pada sesi diskusi , peserta dialog satu persatu menyampaikan masukan masukan berdasarkan beberapa temuan – temuan masalah di masing masing wilayah , seperti Soal Tranparansi Penggunan anggaran Desa, Pelayanan Publik pada pengurusan Adminduk, evaluasi kinerja perangkat Desa , pemberdayaan Lembaga – lembaga desa, kejelasan Data Penerima Bantuan Sosial dan beberapa permasalahan sosial lainnya yang muncul di tengah – tengah masyarakat.
Mengutip dari UU desa no. 6 Tahun 2014 tentang prinsip prinsip pemerintahan Desa yang baik yaitu, Transparansi, Partisipatif, akuntabilitas dan koordinatif, maka selayaknya Pemerintah Desa melakukan prinsip – prinsip tersebut, sehingga dapat mewujudkan pemerintahan dan pelayanan yang baik bagi masyarakat #.
selain itu, pihak pemuda juga meminta kejelasan soal Proses rekrutmen perangkat Desa yang terkesan tertutup, hal ini berdampak pada beberapa anggapan negatif terhadap proses tersebut dan meminta kepada pemerintah Desa untuk segera menyikapi segala permasalaan tersebut secepatnya #.
Minimnya Ruang untuk mengakses informasi bagi masyarakat sering kali menimbulkan stigma negatif kepada pemerintah Desa terutama dalam penggunaan anggaran Desa yang tidak tepat sasaran.#
sementara itu, kepala desa Beririjarak, Lalu Pauzi Mengapresiasi langkah Pihak Pemuda untuk melakukan diaolg langsung dengan pihak pemerintah Desa. Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemuda terhadap kemajuan Desa ungkapnya.
Menjawab beberapa masukan dan pertanyaan dari pihak pemuda, pihak desa telah melakukan upaya upaya sesuai arahan dari peraturan undang – undang yang ada, namun dalam pelekasnaan pastinya terdapat berbagai permasalahan sehingga berjalan kurang maksimal. Beliau juga memastikan akan mengakamodir segala bentuk masukan dan tuntutan dari pihak pemuda dan mnegajak para pemuda untuk bersama – sama mengawal kebijkan Desa dengan keterlibatan langsung dalam proses perencaan Pembangunan Desa.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

sosial

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Tentang saya

Foto saya
selong, NTB, Indonesia
Divisi Advokasi di Komunitas Gapura Beririjarak

Label